Apa itu Obat Analgetik? Ini Manfaat & Dampak Untuk Kesehatan

Ketika seseorang mengalami keadaan nyeri sedang hingga berat, dokter akan memberikan obat analgetik untuk meredakannya. Meski begitu tidak semua orang mengenali dengan benar apa itu obat analgetik? Mengapa obat ini sering diberikan pada penderita nyeri kronis atau akut? Lalu apa manfaat dan dampak buruknya jika mengkonsumsi obat ini? Jawabannya akan Anda temukan pada ulasan berikut.

Mengenal Apa itu Obat Analgetik (Pereda Nyeri)

Obat analgetik merupakan obat yang dibuat khusus untuk meredakan nyeri baik kronis atau akut. Nyeri biasanya ditimbulkan akibat adanya peradangan pada persendian dan tulang, prosedur pembedahan, cedera, sakit kepala, sakit gigi, kram, nyeri otot, dan menstruasi.

Obat analgetik di dunia medis dibagi menjadi beberapa jenis yaitu:

  1. Golongan opioid (opium) atau lebih dikenal di Indonesia sebagai jenis obat analgetik narkotika. Contohnya: codeine, methadone, oxycodone, morphine, hydromorphone).
  2. Acetylsalicylic acid (aspirin).
  3. Acetaminophen atau lebih dikenal paracetamol.
  4. Obat NSAID (obat antiinflamasi non-steroid seperti celecoxib, naproxen, dan ibuprofen).

Cara kerja obat analgetik berbeda-beda tergantung pada jenisnya. Untuk golongan opium berfungsi mengirimkan sinyal ke otak untuk mengurangi rasa sakit pada sistem saraf tubuh.

Untuk jenis NSAID berfungsi menghambat stimulasi nyeri yang berkembang pada tubuh. Sedangkan paracetamol membuat tubuh membalikkan rasa sakit menjadi normal untuk sementara waktu.

Aturan pakai obat analgetik untuk setiap orang berbeda-beda, sebaiknya Anda selalu berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi obat tersebut.

Sebelum mengonsumsi obat analgetik, sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi obat lain yang dapat memicu interaksi. Berikut beberapa obat yang dilarang digunakan bersamaan dengan obat analgetik.

  1. Fluoroquinolones
  2. Ephedrine
  3. Disulfiram
  4. Cyclosporine
  5. Corticosteroids
  6. Cimetidine dan lainnya.

Selain obat-obatan di atas, Anda juga tidak boleh mengkonsumsi grapefruit (jeruk Bali merah) karena bisa menyebabkan interaksi obat.

Manfaat Mengkonsumsi Obat Analgetik

Bicara soal manfaat obat analgetik memiliki fungsi utama meredakan sakit hebat yang ditimbulkan oleh nyeri kronis dan akut. Obat analgetik dapat meredakan rasa nyeri atau sakit yang ditimbulkan dari beberapa kondisi berikut:

  1. Sakit gigi
  2. Sakit kepala
  3. Pusing
  4. Cedera
  5. Nyeri Otot
  6. Kram Otot
  7. Kekakuan Sendi
  8. Nyeri dan Radang sendi
  9. Kram akibat menstruasi
  10. Kanker
  11. Kerusakan pada saraf, persendian, dan tulang.
  12. Pengapuran tulang (Osteoarthritis)
  13. Arthritis
  14. Arthralgia
  15. Osteoporosis
  16. Rematik
  17. Keseleo
  18. Asam urat
  19. Radang usus buntu dan masih banyak lagi.

Baca Juga : Inilah Bahaya Nyeri Sendi Jika Dibiarkan Saja, Yuk Waspadai!

Dampak Buruk Obat Analgetik Untuk Jangka Pendek & Panjang

Meski obat analgetik memiliki banyak manfaat, tetapi obat ini juga memiliki efek samping jangka pendek dan jangka panjang. Berikut beberapa efek pendek dan efek panjang penggunaan obat analgetik.

1. Efek Jangka Pendek Obat Analgetik

Pada penggunaan obat analgetik untuk meredakan nyeri ringan seperti NSAID dan Paracetamol akan menimbulkan efek seperti berikut:

  • Menimbulkan ruam atau pembengkakan pada kulit sebagai reaksi alergi
  • Irama jantung tidak stabil
  • Pada pemberian injeksi paracetamol dapat menyebabkan penurunan tekanan darah
  • Meningkatkan asam lambung
  • Telinga pengang
  • Meningkatkan tekanan darah
  • Mudah mengantuk

Sedangkan penggunaan obat analgetik (pereda nyeri sedang dan berat) seperti steroid dan opioid dapat menimbulkan efek seperti berikut:

  • Peningkatan tekanan darah
  • Mudah terkena infeksi
  • Tiba-tiba memar
  • Susah tidur atau pra-insomnia
  • Peningkatan nafsu makan
  • Iritasi lambung

2. Efek Jangka Panjang Obat Analgetik

Penggunaan obat analgetik jangka panjang dapat menimbulkan beberapa efek samping yang serius terutama pada lansia. Berikut beberapa efek samping yang ditimbulkan.

Pada penggunaan analgetik (pereda nyeri ringan) jangka panjang seperti paracetamol dan NSAID dapat menimbulkan efek samping seperti berikut.

  • Luka lambung atau tukak lambung
  • Kehilangan pendengaran
  • Hipertensi
  • Batuk, dan pembengkakan tenggorokan
  • Penurunan trombosit dan sel darah putih
  • Menimbulkan kerusakan ginjal dan hati yang sangat serius terutama pada kasus overdosis analgetik

Pada penggunaan obat analgetik (pereda nyeri sedang dan berat) jangka panjang seperti steroid dan opioid dapat menimbulkan efek samping seperti berikut:

  • Menyebabkan gangguan pendengaran hingga menyebabkan kehilangan fungsi pendengaran
  • Hipertensi
  • Insomnia kronis dan akut
  • Tukak lambung
  • Mengalami gangguan penglihatan hingga kebutaan
  • Kecanduan

Cara Mengatasi Nyeri Sendi atau Rematik yang Tepat

Obat analgetik memang ampuh mengatasi rasa sakit yang diakibatkan oleh nyeri. Namun, jika dilihat dari efek samping yang ditimbulkan juga perlu dipertimbangkan.

Lantas bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi nyeri sendi dengan aman? Anda tidak perlu khawatir, Anda bisa menggunakan suplemen yang mengandung glukosamin dan kondroitin seperti Viostin sebagai alternatif pengganti obat analgetik bagi penderita nyeri sendi atau rematik. Mengapa harus Viostin? Untuk menemukan jawabannya, perhatikan ulasan berikut.

Baca Juga : 10 Bahaya Rematik dan Ciri-Ciri yang Perlu Diwaspadai!

Mengapa Harus Viostin?

varian visotin untuk masalah tulang dan sendi
Varian Viostin

Viostin merupakan suplemen makanan yang memiliki kandungan utama Glucosamine dan Chondroitin. Kandungan ini berfungsi memelihara kesehatan tulang rawan dan persendian.

Kandungan ini akan memproduksi proteoglikan dan membuat persendian menjadi elastis. Mengingat fungsi dari kandungan tersebut, kandungan ini cocok untuk mengatasi nyeri akibat peradangan layaknya obat analgetik.

Dalam produk Viostin yang terbaru sudah mengeluarkan formula baru yang tentunya lebih efektif, kandungannya lengkap, mempunyai sertifikat halal, dan juga sudah bersertifikat BPOM.

Jadi, Anda tidak perlu khawatir lagi dalam mengkonsumsi Viostin, termasuk konsumen muslim. Formula baru yang ada dalam produk Viostin lebih aman dikonsumsi dan lebih cepat mengatasi permasalahan peradangan dan nyeri tulang hingga sendi.

Ada berbagai macam varian produk Viostin yang saat ini bisa dikonsumsi, ada yang berupa kaplet ada juga yang berupa susu dengan varian rasa coklat dan vanilla. Untuk lebih jelasnya bisa lihat disini :

Nah, bagi kamu yang tidak bisa meminum suplemen dalam bentuk kaplet, bisa memilih alternatif lain yaitu berupa Viostin milk dengan rasa coklat maupun vanila.

Apa Saja Kandungan dan Komposisi Viostin?

Viostin memiliki kandungan zat yang sangat ampuh mengatasi nyeri. Berikut kandungan selengkapnya:

  1. 500mg Glucosamine HCL
  2. 50mg Chondroitin Sulphate 
  3. 50mg Vitamin C
  4. 50mg Mangan 
  5. 10mg Magnesium
  6. 5mg Zinc

Apa Manfaat Viostin?

Kombinasi Chondroitin dan Glucosamine berperan penting dalam proses pembentukan tulang rawan sendi, sehingga Kandungan dan aturan minum yang tepat dari Chondroitin dan Glucosamine dapat memperbaiki sendi yang rusak, memproduksi kembali tulang rawan sendi dan menghambat kerusakan sendi, serta nyeri sendi akan teratasi karena masalah kerusakan sendinya telah teratasi.

Vitamin C memiliki banyak manfaat untuk tubuh, salah satu peranan dari Vitamin C adalah mempercepat proses pembentukan kolagen dan jaringan yang ada di tubuh, salah satunya jaringan tulang rawan sendi yang ada pada daerah persendian.

Tambahan Vitamin C dalam formulasi baru Viostin dapat membantu mempercepat kerja produk untuk memperbaiki sendi yang rusak dan memproduksi tulang rawan sendi.

Mangan memiliki peran penting dalam proses pengikatan glucosamine. Oleh karena itu, Selain mangan memiliki fungsi untuk membantu memproduksi tulang rawan sendi, mangan juga berperan untuk menghambat kerusakan sendi agar tidak semakin parah. 

Magnesium memiliki peranan penting dalam mobilisasi tubuh, karena magnesium memiliki peranan penting dalam relaksasi otot dan juga penyerapan kalsium.

Dalam penderita nyeri sendi, gejala yang sering dialami adalah kekakuan pada daerah sendi yang menyebabkan tubuh menjadi sulit bergerak dan terasa nyeri, peranan magnesium adalah mengatasi masalah kaku dan nyeri pada daerah persendian sehingga bagian sendi yang bermasalah menjadi lebih enak untuk digerakkan. 

Zinc mempunyai banyak peranan penting untuk tubuh, yang paling terkenal dapat bermanfaat sebagai antioksidan.

Dalam Masalah persendian, Zinc memiliki peranan dalam menyembuhkan kerusakan sendi dengan cara reproduksi sel atau memproduksi kembali sel-sel tulang rawan sendi yang telah rusak akibat penyakit osteoarthritis atau radang sendi. Selain itu Zinc dapat membantu pembentukan jaringan baru dari sendi yang tulang rusuk tersebut.

Apa Viostin Dapat Dikonsumsi Oleh Semua Orang?

Viostin merupakan suplemen dari bahan alam jadi boleh dikonsumsi semua orang.

Bagaimana Mengkonsumsi Viostin yang Benar?

Berikut dosis pemakaian Viostin yang benar:

  • Untuk pencegahan atau pemeliharaan diminum setelah makan 1×1 kaplet per hari.
  • Untuk pengobatan diminum setelah makan 2-3×1 kaplet per hari.

Apakah Mengkonsumsi Viostin Dapat Menimbulkan Efek Samping?

Viostin merupakan suplemen dari bahan alam dan tidak mengandung Analgetik atau obat anti nyeri, jadi boleh dikonsumsi jangka panjang, tanpa efek samping

Setelah memahami apa itu obat analgetik beserta manfaat, dan dampaknya, apakah Anda tetap menggunakan obat analgetik untuk meredakan nyeri? Atau justru malah tidak menggunakannya sama sekali? Atau justru Anda lebih tertarik untuk beralih ke Viostin?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×